CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 20 Maret 2011

kali ini aku BOHONG akan RASA ini

Rasa ini tak tertampik logika yang menghitung setiap kendala yang tercipta. Aku mengurai makna, dari luka-luka kecil yang masih menganga. Duri itu, darah itu, mengajariku tuk tak menangis lagi saat berjalan ditapak terjal.

Entahlah,....

Aku kehabisan puitisasi bahasa yang meng-elu-elukan rasa.

Yang pasti, hati ini tak lagi lantunkan sendu kidung yang menyayat hati. Bahagia itu nyata !!! Hingga tak terkata dalam bahasa.

Aku lupa, sakitku saat terluka. Aku lupa, sedu sedan ratap nestapa. Aku lupa, lara hati yang teriris rasa. Aku lupa, tetes-tetes air mata yang tersia. Aku lupa, Aku lupa dan aku lupa.

Lalu mentari terlahir kembali.

Tersenyum sempurna. Senyum yang berbeda, di pendar yang tak sama. Aku bahagia !!!

Bahagiaku tulus dalam kata dan hatiku nyengir menyingkir nyinyir. Tak terpelak, seperti cekok jamu anak – anak tak bernafsu makan. Pahit itu tertelan seperti madu. Hingga sedu itu bungkam di sebaris senyum yang mengantar rona.

Rona merah, entah bahagia entah karena marah. Atas kebohongan kata yang melindungi ego atas nama tercinta.

mungkin kah aku dapat merasakan semua yang orang rasakan ?

mencintai , dan dicintai ..

dan tak kan pernah berbohong lagi tentang rasa yang terpendam dalam d hati terdalam ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar