CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sabtu, 13 Februari 2010

puzzle lukisan dua bulan KU

bila rasa ini serupa cat yang sering aku goreskan di kaca-kaca bening yang cantik .
dua bulanku adalah puzzle yang tak pernah bisa ku tebak pola gambarnya .
carut marut cerita yang begitu berjalan cepat .
lukisan hidup dua tahun ku , tertumpah warna d dua jam yang mempermainkan hati ki .
hingga dua bulanku adalah sajian puzzle yang tidak dapat aku pecahkan .

aku tahu dia mengkhianatiku denan sempurna .
di ketulusan dalam penantian yang tak tergadai .
aku tau dia membohongiku dengan cerdik , di pengertian yang meninggikan keseriusannya .
dan lalu aku tahu dia mempermainkanku dengan taktik , di janji-janji perbaikan pertanggungjawaban yang licik .
dia datang untuk sekedar legitimasi kesalahan yang tak ingin di hukumnya dan dia pergi untuk kembali pada kepergiannya .

aku menangis , untuk sesaat .
tidak untuk kepergiannya tapi atas kematian hati nya .
aku sedih , untuk sesaat .
tidak untuk pengkhianatannya tapi atas ketidak jujuran yang tersemat di lidah nya .
puzzle ini warna-warni tidak beraturan , dalam samar nuansa ketidak jujuran .
aku tidak bisa meraba pola nya .
karena kebohongan itu menelikung simpul-simpul kuncinya .
mempermainkan ketulusan yang ku pertaruhkan .
meremehkan kesetiaan yang sanggup aku buktikkan .
maya adalah tokoh , tokoh aneh yang tak nyata menggenggam erat puzzle kunci yang tak ku mengerti .

namun lalu aku tersadar dalam tegun tatap puzzle dua bulanku .
hingga pikirku tak merugi pula aku tak mengatur polanya .
karena pengkhianatan itu adalah kotak puzzle terindah yang mengajariku banyak hal .
permainan ini adalah sebuah stage terjal yang telah berhasil ku lewati .
dan malaikat juga tahu aku jadi juara nya [ kata dewi lestari , hehhe]
meski kemenangan mereka dalam persatuan keji di atas kredit janji yang tak akan bisa terbayar tunai .
hingga kan jadi hutang janji diperhitungan nanti ^^

puzzle dua bulan ku tentang cinta , pengkhianatan , ketulusan dan kesetian .

marwinda sri mahasari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar